Active Case Finding (ACF)
Active Case Finding (ACF)
Kamis, 27 Agustsu 2026, Telah dilaksanakan Kegiatan Active Case Finding (ACF) di Desa Srati dengan sasaran sebanyak 100 peserta. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Puskesmas dalam meningkatkan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif di masyarakat, sehingga kasus yang berpotensi TBC dapat ditemukan sedini mungkin dan segera mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut. kegaiatn ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen.
Kegiatan ACF diawali dengan penyuluhan tentang TBC yang disampaikan oleh Dokter Yordan Aqsha sebagai dokter umum di puskesmas ayah II. Materi penyuluhan meliputi pengertian TBC, penyebab dan cara penularan, tanda dan gejala TBC, faktor risiko, upaya pencegahan, pentingnya etika batuk, serta pentingnya melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai TBC.
Setelah kegiatan penyuluhan selesai, dilanjutkan dengan Pemeriksaan CKG dan skrining TBC oleh petugas Puskesmas. Skrining dilakukan melalui wawancara dan penelusuran gejala yang dialami peserta untuk mengidentifikasi adanya tanda atau gejala yang mengarah pada TBC. Peserta yang ditemukan memiliki gejala atau memenuhi kriteria untuk pemeriksaan lebih lanjut diberikan edukasi dan diarahkan untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur yang berlaku.
Kegiatan Active Case Finding (ACF) di Desa Srati berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang TBC semakin meningkat, masyarakat lebih waspada terhadap gejala TBC, serta kasus TBC dapat ditemukan secara dini sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan membantu memutus rantai penularan TBC di masyarakat.
