Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pengendallian Penyakit Menular dan Tidak Menular
Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Pengendallian Penyakit Menular dan Tidak Menular
Jum'at, 26 Juni 2026, Puskesmas Ayah II telah melaksanakan kegiatan Pertemuan Kader Kesehatan dalam Pengendalian Penyakit Menular (PM) dan Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Kegiatan berupa pertemuan, pembinaan, dan penyegaran materi bagi kader kesehatan mengenai pencegahan, deteksi dini, pelaporan, serta edukasi terkait penyakit menular dan penyakit tidak menular. Materi yang disampaikan meliputi pengendalian tuberkulosis, demam berdarah, HIV/AIDS, penyakit berbasis lingkungan, serta penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan faktor risiko lainnya.
Kegiatan diikuti oleh kader kesehatan desa di wilayah kerja Puskesmas Ayah II, dengan narasumber dari tenaga kesehatan Puskesmas Ayah II yang terdiri dari pemegang program penyakit menular dan penyakit tidak menular serta didukung oleh tim promosi kesehatan.
Pertemuan dilaksanakan sesuai jadwal pembinaan kader yang telah ditetapkan oleh Puskesmas Ayah II sebagai bagian dari kegiatan rutin peningkatan kompetensi kader. Kegiatan diselenggarakan di aula Puskesmas Ayah II sebagai pusat koordinasi dan pembinaan kader kesehatan wilayah kerja.
Pertemuan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader agar mampu menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kesehatan, melakukan deteksi dini faktor risiko penyakit, menggerakkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta membantu pelaporan kasus secara cepat dan tepat. Selain itu, kegiatan ini mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, studi kasus, serta penyusunan rencana tindak lanjut di masing-masing desa. Kader juga diberikan penguatan mengenai teknik komunikasi, pelaksanaan skrining kesehatan sederhana, dan mekanisme rujukan apabila ditemukan masyarakat dengan faktor risiko atau gejala penyakit.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, kader kesehatan diharapkan:
- Melaksanakan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat secara berkala.
- Mengaktifkan kegiatan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular melalui Posbindu PTM dan kegiatan kesehatan lainnya.
- Membantu pemantauan kepatuhan pengobatan pasien penyakit menular sesuai program puskesmas.
- Melakukan pendataan dan pelaporan hasil kegiatan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Ayah II.
- Berkolaborasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan promotif dan preventif.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang benar, semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit, melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, menerapkan pola hidup sehat, serta mendapatkan deteksi dan penanganan penyakit lebih dini. Dengan meningkatnya peran kader kesehatan, pelayanan kesehatan di masyarakat menjadi lebih optimal sehingga angka kejadian penyakit menular maupun penyakit tidak menular dapat ditekan dan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ayah II semakin meningkat
